Hobi – JurnalGlobal https://jurnalglobal.com Berita Global Terkini Wed, 06 Nov 2019 07:26:10 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.3.2 https://jurnalglobal.com/wp-content/uploads/2019/09/JG-Fav-16-90x90.png Hobi – JurnalGlobal https://jurnalglobal.com 32 32 5 Burung Paruh Bengkok, Pengganti Pamor Lovebird https://jurnalglobal.com/5-burung-paruh-bengkok-pengganti-pamor-lovebird/ https://jurnalglobal.com/5-burung-paruh-bengkok-pengganti-pamor-lovebird/#respond Wed, 06 Nov 2019 07:26:10 +0000 https://jurnalglobal.com/?p=589 Saat ini di kalangan para pencinta burung, lovebird atau LB kini masih menjadi primadona. Tidak sedikit orang yang akan membeli burung yang

The post 5 Burung Paruh Bengkok, Pengganti Pamor Lovebird appeared first on JurnalGlobal.

]]>
Saat ini di kalangan para pencinta burung, lovebird atau LB kini masih menjadi primadona. Tidak sedikit orang yang akan membeli burung yang diincarnya dengan harga tinggi, bahkan sampai miliaran rupiah.

Lovebird atau bahasa ilmiahnya Agapornis, burung yang berukuran kecil, antara 13 sampai 17 cm dengan berat 40 hingga 60 gram, dan bersifat sosial. Spesies burung ini berasal dari Afrika.

Lovebird termasuk burung yang populer di kalangan kicau mania. Bahkan popularitas burung ini terus menanjak mulai dari tahun 2015 sampai 2018.

Lovebird terkenal dengan warna cantik dan suara ngekek-nya yang panjang dan khas. Di pasar, burung ini bisa didapatkan mulai harga puluhan ribu hingga di atas Rp 1 miliar, tergantung jenis dan kualitasnya.

Namun saat ini sudah banyak orang yang bisa menangkarkan atau beternak Lovebird, sehingga banyak melimpah. Dengan melimpahnya burung ini maka berpengaruh juga pada harga jual, dulu satu ekor Lovebird warna standar bisa dihargai 200-500 ribu, saat ini bisa kita temui harga 50 ribu rupiah. Lovebird jenis Biola dahulu bisa belasan bahkan puluhan juta, saat ini hanya jutaan saja.

Kepopuleran Lovebird mungkin akan sama seperti boomingnya tanaman Gelombang Cinta atau Ikan Louhan atau juga Batu akik yang sudah redup. Hanya orang-orang tertentu saja yang memang masih bertahan berkecimpung disitu.

Namun, saat ini banyak peternak dan penghobi yang mulai melirik burung paruh bengkok atau parbeng jenis lain yang mungkin akan booming atau naik atau populer seperti Lovebird. Ada 5 jenis yang mungkin sudah ada di indonesia dan sudah banyak yang menangkarkan atau menernakkan. berikut adalah daftarnya:

1. Cockatiel atau Falk

cockatiel

Burung Cockatiel ( Nymphicus hollandicus ), atau di Indonesia sering disebut dengan nama burung Falk lebih populer di kalangan masyarakat dengan nama parkit Australia atau Palek, ada juga yang menyebutnya sebagai Burung Kakaktua Mini karena memang bentuk fisiknya kecil, berparuh bengkok dan berjambul seperti burung kakaktua. Burung ini cerdas bisa sedikit diajarkan menirukan suara dan bisa bersiul. Harga saat ini untuk jenis standar adalah 500ribu sampai 1 juta, untuk yang mutasi bisa samapai 2 juta rupiah.

2. Sun Conure

sunconure

Sun conure berasal dari Amerika Tengah, Amerika Selatan, Meksiko, serta beberapa ditemukan di Kepulauan Karibia. Spesies ini hidup liar di pegunungan, hutan dan lahan pertanian di negara asalnya.

Mereka umumnya hidup dengan cara berkelompok dalam jumlah kecil hingga besar. Penamaan sun conure mengacu pada kebiasaan burung ini saat terbang berkelompok, yang terlihat seperti matahari dengan warna bulu–bulu yang menyilaukan.

Sun conure merupakan spesies burung betet yang memiliki panjang tubuh sekitar 30 cm. Namun sama seperti lovebird, sun conure juga termasuk anggota keluarga burung paruh bengkok (Psittacidae). harga dipasaran saat ini muali dari 2 juta sampai 4 juta rupiah.

3. Quaker Parrot atau Monk Parakeet

monk-parakeet

Quaker parrot atau Monk Parakeet (Myiopsitta monachus) merupakan burung paruh bengkok yang cerdas. Di alam liar, monk parakeet memang burung hama. Namun karena mudah jinak dan pintar meniru beragam suara, burung ini banyak dipelihara manusia.

Kendati Walaupun dikenal sebagai burung peliharaan namun di beberapa negara di cap sebagai burung hama yang merusak ladang pertanian dan membuat sarang koloni yang besar pada bangunan-bangunan dan tiang-tiang telepon. Meski begitu monk parakeet ini termasuk jenis burung cukup menyenangkan untuk dipelihara, terlebih burung ini mudah jinak dan bisa meniru beragam suara.

Monk parakeet dapat ditemukan di kios-kios khusus burung paruh bengkok, atau melalui forum online penggemar burung paruh bengkok. Pakannya pun tak jauh berbeda dari jenis parrot lainnya, yaitu bijian dan buah. Harganya mulai dari 3,5 juta sampai 5 juta rupiah.

4. Indian Ringneck (IRN)

indian-ringneck

Indian Ringneck Parrot atau Rose-ringed Parakeets (P. k. manillensis) merupakan salah satu burung paruh bengkok yang cukup lumayan diminati komunitas paruh bengkok saat ini. Mendapatkan julukan Ringneck dikarenakan adanya bulatan lingkaran seperti kalung di lehernya dan ini hanya ditemukan pada burung jantan yang sudah dewasa sekitar usia 2-3 tahun. Endemik dan asal burung ini dari benua Afrika (Guinea, Senegal) sampai ke benua Asia (India, Bangladesh).

Bagi pecinta burung, khususnya burung paruh bengkok pasti paham tentang burung yang satu ini. Burung Ringneck mayoritas dipelihara dan dilatih berbicara. Layaknya seperti burung beo yang bisa menirukan suara, burung inipun bisa menirukan suara. Baik itu pejantan ataupun betina bisa menirukan suara (berbicara). Namun butuh kesabaran dalam melatihnya. Harganya mulai 3,5 juta samapai 10 juta rupiah tergantung warna dan kemampuannya.

5. African Gray (Afgrey)

afgrey

African Grey Parrot (Afgrey) termasuk salah satu burung yang cukup cerdas di dunia. Burung berparuh bengkok itu mampu diajak berkomunikasi sederhana dengan bahasa manusia. Ia juga bisa menirukan kata-kata baru dengan cepat.

Burung African Greys merupakan salah satu spesies burung paruh bengkok yang banyak disukai oleh banyak orang. Selain itu, juga kerap dijadikan teman atau sahabat untuk sebagian orang yang ada di Eropa serta Amerika.

Selain jadi burung yang pandai bicara, pada umumnya burung African Grey Parrot tergolong hewan penurut. Walaupun habitat aslinya di hutan liar Afrika Tengah dan Barat, Afgrey sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan manusia.

Burung yang memiliki harga puluhan juta rupiah ini mempunyai panjang sekitar 35 cm. Kemudian suka bertengger dengan kaki mencengkram kuat di tangan atau bahu. Afgrey juga seolah tak mau terpisah dengan pemiliknya. (Red).

(Sumber dan Refernsi dari Media Hobi Burung)

The post 5 Burung Paruh Bengkok, Pengganti Pamor Lovebird appeared first on JurnalGlobal.

]]>
https://jurnalglobal.com/5-burung-paruh-bengkok-pengganti-pamor-lovebird/feed/ 0