Ilustrasi Iran dan Telegram (sumber:Techrasa)

JurnalGlobal.com – Salah satu penyedia layanan media social terbesar Telegram, kembali mendapatkan respon negative dari berbagai Negara. Ketua Komisi Keamanan Nasional Iran, Aleddin Boroujerdi mengatakan “keputusan itu diambil pada tingkat paling tinggi dan aplikasi tersebut akan digantikan dengan aplikasi dalam negeri yang serupa”.

Dalam pernyataannya melalui media kabar nytimes, terkait pemblokiran telegram Aleddin Boroujerdi itu terkait masalah keamanan negaranya. keputusan itu diambil sebagai tanggapan atas apa yang disebutnya peran destruktif Telegram dalam protes anti-pemerintah yang mulai Desember lalu ketika paling sedikit 25 orang tewas dan hampir 5.000 orang dilaporkan ditangkap. (SB)

Baca juga:  Dinilai Politis Dubes Iran Didemo Soal “Internasionalisasi” Haramain

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.