JurnalGlobal.com, Bogor – Polisi menangkap seorang tersangka yang bekerja di bengkel sendal yang beralamat di Nyalindung, Desa Sukamantri Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor.

Pasalnya tersangka yang berinisial YA ini telah menggunakan merk EIGER pada barang berupa sandal yang diproduksi di bengkel sandalnya tanpa seizin dari pemegang /pemilikmerk EIGER yang telah terdaftar di Dirjen HKI Kemenkum dan HAM R.I.

Di tempat tersebut polisi juga menyita barang bukti berupa: 3 (tiga) karung bahan baku sandal merk EIGER, 1 (satu) karung bahan jadi sandal merk EIGER, 1 (satu) unit mesin jahit, 1 (satu) buah alat cetak press, 2 (dua) kaleng lem, 1 (satu) gulung tali sandal, 1 (satu) kantung berisi label/merk EIGER, dan 6 (enam) buah moulding.

Tersangka memproduksi sandal menggunakan merk EIGER sejak tanggal 12 April 2018 dan di pasarkan sesuai permintaan pembeli yang datang di daerah sekitar Bogor. Untuk kegiatan produksi, tersangka mempekerjakan 8 karyawan dan dalam satu hari dapat memproduksi sebanyak 5 sampai 7 kodi sendal, harga perkodi dibandrol 400.000 rupiah dengan kuntungan 40.000 rupiah.

Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 100 ayat (1) dan (2) dan/atau Pasal 102 Undang-undang R.I. No. 20 tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis dengan Hukuman penjara maksimal 5 tahun penjara dengan denda 2 Miliyard. (IB)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here