Berita Politik – JurnalGlobal https://jurnalglobal.com Berita Global Terkini Sun, 03 Nov 2019 13:51:15 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.3.2 https://jurnalglobal.com/wp-content/uploads/2020/03/JG-Icon-90x90.png Berita Politik – JurnalGlobal https://jurnalglobal.com 32 32 Konsolidasi DPC PKB Lamongan Dalam Memenangkan H. Sholah Di Pilkada 2020 https://jurnalglobal.com/konsolidasi-dpc-pkb-lamongan-dalam-memenangkan-h-sholah-di-pilkada-2020/ https://jurnalglobal.com/konsolidasi-dpc-pkb-lamongan-dalam-memenangkan-h-sholah-di-pilkada-2020/#respond Sun, 03 Nov 2019 13:51:15 +0000 https://jurnalglobal.com/?p=556 LAMONGAN JATIM – Jurnalglobal.com. Asisten Pribadi Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin , H. Sholahuddin bertekad penuh memperjuangkan Perda Pesantren dan Gaji Tenaga

The post Konsolidasi DPC PKB Lamongan Dalam Memenangkan H. Sholah Di Pilkada 2020 appeared first on JurnalGlobal.

]]>
LAMONGAN JATIM – Jurnalglobal.com. Asisten Pribadi Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin , H. Sholahuddin bertekad penuh memperjuangkan Perda Pesantren dan Gaji Tenaga Honorer. Sedangkan Perda Pesantren sebagai landasan dasar hukum untuk pembelaan kepada Pesantren(PONPES)

“Sedangkan dalam perjuangan untuk menaikan gaji Tenaga Honorer ialah untuk mensejahterakan mereka sehingga semakin profesional dalam menjalnkan dan giat dalam bertugas” tutur H. Sholahuddin di hadapan kiai, masyayikh, pengurus NU dan ribuan warga Lamongan saat Silaturrahim dan Konsolidasi Pemenangan Pilkada 2020 yang digelar oleh DPC PKB, di PP Tanfdizul Qur’an Al Kusmini Desa Kecamatan Ngimbang Lamongan.

Konsolidasi DPC PKB Lamongan Dalam Memenangkan H. Sholah Di Pilkada 2020

H. Sholahuddin yang biasa di panggil Gus Sholah menegaskan memperjuangkan Perda Pesantren di Lamongan adalah sesuatu yang harus direalisasikan, di karenakan Lamongan adalah mayoritas warga muslim, dan jumlah Pon-Pesnya juga cukup banyak.

“Jumlah santri yang mondok di Pondok Pesantren (PP) di Lamongan terbanyak dan terbesar nomor satu di Jawa Timur, dan PP nya terbanyak nomor 9,” Ujar Sholahuddin yang juga bakal calon Bupati Lamongan itu.

Tuturnya, dasar yang dipakai untuk memperjuangkan Perda Pesantren adalah sebagai landasan dasar hukum untuk pembelaan kepada Pesantren, di tambah Pemerintah Pusat sudah mengesahkan UU Pesantren tersebut.

“Sehingga daerah itu ingin melakukan yang sama dan ada penekanan- penekanan yang tidak tercantum dalam UU pesantren maka Perda nanti yang perlu melengkapinya,” ujarnya

Gus Sholah juga menyebutkan undang undang di pusat yang secara umum penjabaranya pasti menyesuaikan dengan karakter masyarakat yang berada di Wilayah Lamongan.

“Maka dari itu, UU itu pasti mencangkup secara keseluruhan di Indonesia maka harus dijabarkan dan disesuaikan dengan kondisi – kondisi daerah. Sebab di setiap daerah pasti punya karakter berbeda,” pungkasnya

Adapun di Lamongan ini sendir, secara data jumlah pesantren terbanyak nomer 9 di Nasional. Tapi santrinya terbesar nomer 1 di Jatim.Secara otomatis di Indonesia itu pesantren terbesarnya di Jatim. Kalau di Jatim terbesar nomer 1 di indonesia berarti nomer 1. Ujar Gus Sholah

“Sehingga kita harus hadir di kalangan pesantren dan para santri untuk melakukan sesuatu hal yang positif dan manfaat bagi para santri,” pungkas H. Sholahuddin.(RFA)

The post Konsolidasi DPC PKB Lamongan Dalam Memenangkan H. Sholah Di Pilkada 2020 appeared first on JurnalGlobal.

]]>
https://jurnalglobal.com/konsolidasi-dpc-pkb-lamongan-dalam-memenangkan-h-sholah-di-pilkada-2020/feed/ 0
Reza Afgani: Bongkar Strategi Menang Pilkada Tahun 2020 https://jurnalglobal.com/reza-afgani-bongkar-strategi-menang-pilkada-tahun-2020/ https://jurnalglobal.com/reza-afgani-bongkar-strategi-menang-pilkada-tahun-2020/#respond Tue, 08 Oct 2019 11:36:08 +0000 https://jurnalglobal.com/?p=261 Jakarta – Mendekati pemilihan kepala daerah di tahun 2020 baik bupati maupun walikota di 280 kabupaten dan kota, semua calon mempunyai strategi

The post Reza Afgani: Bongkar Strategi Menang Pilkada Tahun 2020 appeared first on JurnalGlobal.

]]>
Jakarta – Mendekati pemilihan kepala daerah di tahun 2020 baik bupati maupun walikota di 280 kabupaten dan kota, semua calon mempunyai strategi yang berbeda – beda tetapi kebanyakan sama pada umumnya. Selasa 08/10/19

Reza Afgani menjelaskan strategi menggaet suara masyarakat agar yakin pada calon tersebut kebanyakan calon menghitung seperti kali-kalian atau di tambah-tambah, misal merekrut lima puluh orang tim inti lalu berharap satu orang tim inti mengajak lima puluh orang.

Afgan sapaannya menambahkan setelah itu jaringan tersebut memasarkan calon melalui alat peraga dan lain-lain, padahal semua itu semu masih belum pasti dan belum tentu tepat sasaran, kebanyakan yang sudah-sudah masyarakat sudah bosen karna cara-cara calon seperti itu aja sehingga masyarakat tidak tertarik.

Kami hadir bukan sebagai konsultan politik, tetapi kami langsung pelaku seluruh strategi untuk pemenangan calon bupati/walikota, yang pasti semua akan tepat sasaran sehingga kepastian suara pemilih tidak semu.

Saya sendiri memiliki pengalaman Tim Pemenangan Calon DPRD, Calon DPR RI, Calon Bupati, Calon Gubernur Dan Calon Presiden. strategi yang kami miliki selain menekan pengeluaran anggaran sehingga hemat, ke unggulan lainnya langsung menyentuh pemilih di seluruh wilayah sasaran. (RFA)

The post Reza Afgani: Bongkar Strategi Menang Pilkada Tahun 2020 appeared first on JurnalGlobal.

]]>
https://jurnalglobal.com/reza-afgani-bongkar-strategi-menang-pilkada-tahun-2020/feed/ 0
Zulfikar Fuad: Rumah Kami Ya Rumah Mereka https://jurnalglobal.com/zulfikar-fuad-rumah-kami-ya-rumah-mereka/ https://jurnalglobal.com/zulfikar-fuad-rumah-kami-ya-rumah-mereka/#respond Sat, 05 Oct 2019 12:35:35 +0000 https://jurnalglobal.com/?p=211 Sukadana – Kader PDI Perjuangan yang juga Ketua Bidang Humas, Media dan Teknologi Informasi DPP Sedulur Jokowi, Zulfikar Fuad, mengumumkan pencalonan dirinya

The post Zulfikar Fuad: Rumah Kami Ya Rumah Mereka appeared first on JurnalGlobal.

]]>
Sukadana – Kader PDI Perjuangan yang juga Ketua Bidang Humas, Media dan Teknologi Informasi DPP Sedulur Jokowi, Zulfikar Fuad, mengumumkan pencalonan dirinya sebagai Bupati Lampung Timur periode 2021-2026 dalam Pilkada serentak tahun 2020. Bang Zul — sapaan akrab Zulfikar Fuad — mengatakan, bahwa pencalonan dirinya adalah bentuk tanggung jawab untuk membangun tanah leluhur.

“Saya lahir dan tumbuh besar di Lampung Tengah lama, yang sekarang menjadi Lampung Tengah, Metro dan Lampung Timur. Ibu saya Asmarawati dari Sukadana, Lampung Timur. Masa kecil saya dihabiskan di Sukadana bersama kakek Abdul Wahid bin Soleh glr Cekaro, nenek Rohaila binti Haji Abdullah dan paman Zaenal Abidin Wahid glr Suttan Paku Alam. Saya juga sempat sekolah di SD Negeri 1 Sukadana. Kalau saya pulang kampung dan berniat membangun Lampung Timur, itu sudah menjadi kewajiban hidup saya. Diminta atau tidak diminta, sudah menjadi kewajiban hidup saya,” tutur Zulfikar Fuad di hadapan awak media di Kebun Trubus, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Sabtu (5/10/2019).

Zulfikar Fuad mengisahkan, ia banyak belajar dari kakeknya, Abdul Wahid, sosok pengusaha dan tokoh masyarakat Sukadana yang tergolong sukses pada masanya. Kendati Abdul Wahid memiliki banyak toko dan ladang, ia sangat rendah hati dan menjalin persaudaraan dengan semua suku bangsa di Lampung Timur.

“Sidi Abdul Wahid adalah teladan pemimpin yang mengayomi semua golongan. Ia bersaudara dengan keluarga kita dari suku Jawa, Bali dan Tionghoa, tapi tak ada satu pun yang dibedakan. Rumah kami ya rumah mereka. Dapur kami ya dapur mereka. Makanan yang kami makan juga sama untuk mereka. Mereka susah, kami juga merasakan kesusahannya. Sampai dengan hari ini anak cucu masih menjalin persaudaraan,” kata Zulfikar Fuad, mengenang sang kakek.

Bang Zul mengatakan, bahwa niatnya mencalonkan diri sebagai Bupati Lampung Timur 2021-2026 muncul sejak pulang kampung beberapa waktu lalu. Ia prihatin menyaksikan pembangunan Lampung Timur yang jauh tertinggal dibandingkan kabupaten lainnya se-Provinsi Lampung. Karena itu, ia terpanggil untuk memacu percepatan dan pemerataan pembangunan Lampung Timur.

“Ketika beberapa kali pulang kampung ke Sukadana dan keliling Lampung Timur, saya merasakan aura tahun 80-an di masa saya kanak-kanak. Jalan penghubung antar kampung dan kabupaten di mana-mana rusak dan berlubang. Di sektor pertanian, bapak-bapak petani masih mengeluh persoalan yang sama; pupuk, bibit, air dan harga jual. Tidak ada perubahan substantif, lebih-lebih yang monumental di Lampung Timur. So, Lampung Timur butuh pemimpin yang membawa terobosan sehingga bisa melakukan perubahan besar,” terang Zulfikar Fuad.

Zulfikar Fuad bersama Ir. Suruno Danu

Zulfikar Fuad bersama Ir. Surono Danu, “Bapak Petani Indonesia” dan penemu benih padi republik “MSP”.

Program Unggulan “Pak Lik & Bu Lik”

Zulfikar Fuad mengaku hatinya tersentuh, ketika keluarga besar, teman-teman dan warga Lampung Timur menyampaikan berbagai keluhan yang intinya prihatin tentang keadaan hidup masyarakat Lampung Timur yang sebagian besar petani, nelayan, pedagang dan PNS masih dalam keadaan serba terbatas dan sulit berkembang. “Bahkan, banyak petani di pedesaan yang terjebak dalam lingkaran kemiskinan turun-temurun karena seumur-umur berkutat dalam persoalan pertanian yang sama, yakni keterbatasan pupuk, bibit dan air serta fluktuasi harga jual produk pertanian,” ungkap Zulfikar Fuad.

Karena itu, untuk mengatasi keterbatasan pupuk, bibit dan air serta fluktuasi harga jual produk pertanian dan demi meningkatkan produktifitas pertanian, perkebunan dan peternakan yang menjadi tumpuan perekonomian masyarakat Kabupaten Lampung Timur, Zulfikar Fuad menawarkan terobosan berupa pendirian BUMD Bidang Pertanian, Perkebunan dan Peternakan untuk ditugaskan memproduksi Pupuk Organik Republik (“Pak Lik”) dan Bibit Unggul Republik (“Bu Lik”) dalam skala besar, sekaligus mengelola promosi, pemasaran dan penjualan produk pertanian dengan manajemen agrobisnis yang profesional.

Zulfikar Fuad memaparkan, BUMD Bidang Pertanian, Perkebunan dan Peternakan ini nantinya harus dipimpin dan dikelola oleh profesional di bidang agrobisnis yang tak hanya paham memproduksi pupuk dan bibit serta memenuhi berbagai kebutuhan mendasar petani, tapi juga mampu mengelola tata niaga pertanian dari hulu ke hilir, mampu membuka pasar baru di tingkat nasional dan global, serta mampu mengendalikan harga jual produk pertanian.

“Berbeda dengan BUMD pada umumnya yang kerap kembang-kempis dan menjadi ladang korupsi dana APBD, BUMD Bidang Pertanian, Perkebunan dan Peternakan yang kami gagas ini tidak bergantung pada APBD, melainkan pendanaan pasar modal. Awalnya saja saat pendirian kita pakai dana APBD, pengembangan selanjutnya melantai di Bursa Efek Indonesia atau Go Public untuk menghimpun modal investor pasar modal, sehingga BUMD ini nantinya tumbuh sebagai institusi bisnis yang transparan, profesional dan menguntungkan bagi petani. Menciptakan lapangan kerja dan lapangan usaha bagi mayarakat Lampung Timur,” papar Zulfikar Fuad, yang juga perencana keuangan kualifikasi internasional, CFP.

Di sisi lain, Zulfikar Fuad berpandangan, untuk memacu percepatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lampung Timur yang jauh tertinggal juga dibutuhkan terobosan besar. Membangun infrastuktur dengan cepat dan merata tidak cukup mengandalkan kontraktor. Demikian juga pembiayaan pembangunannya tidak cukup mengharapkan dari APBD Kabupaten Lampung Timur. Karena itu, ia menawatkan terobosan berupa pendirian dan penugasan BUMD Bidang Infrastruktur, dengan dukungan pembiayaan investor pasar modal yang dihimpun melalui Bursa Efek Indonesia.

“Kontraktor lokal tetap perlu didukung dan dibina agar berkembang. Tapi tidak bisa bergantung dengan kontraktor saja. Kalau bergantung dengan kontraktor, target volume pekerjaan, waktu dan kualitas sulit tercapai. Begitu juga pembiayaan pembangunan infrastruktur secara masif, tidak cukup mengandalkan APBD Kabupaten Lampung Timur. Bayangkan yang harus kita bangun dalam lima tahun atau satu periode jabatan adalah jalan kampung dan kabupaten di seluruh Kabupaten Lampung Timur. Perjuangan kita adalah melakukan perubahan besar, karena itu juga memerlukan terobosan besar,” tegas Zulfikar Fuad.

Di akhir perbicangan dengan awak media, Zulfikar Fuad mengucapkan terima kasih kepada tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, keluarga besar dan masyarakat Lampung Timur yang berkontribusi membantu pemenangannya dalam pemilihan Bupati Lampung Timur tahun 2020 mendatang.

“Mohon doa restu dan dukungan Bapak/Ibu seluruh masyarakat Lampung Timur untuk pencalonan saya dalam pemilihan Bupati Lampung Timur 2020. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang ikut bersama-sama dalam satu gerbong besar; bergerak, berkontribusi dan berpartisipasi dalam perjuangan membangun Lampung Timur. Tidak ada kekuatan selain kekuatan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa melalui alam semesta. Tidak ada kekuasaan yang hakiki kecuali kuasa Allah SWT. Terimakasih, terima kasih, terima kasih,” pungkas Zulfikar Fuad. (Ucok)

The post Zulfikar Fuad: Rumah Kami Ya Rumah Mereka appeared first on JurnalGlobal.

]]>
https://jurnalglobal.com/zulfikar-fuad-rumah-kami-ya-rumah-mereka/feed/ 0
NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila https://jurnalglobal.com/nu-minta-pesantren-tak-terprovokasi-teror-orang-gila/ https://jurnalglobal.com/nu-minta-pesantren-tak-terprovokasi-teror-orang-gila/#respond Mon, 19 Feb 2018 21:50:02 +0000 https://demo.idtheme.com/newkarma/?p=18 Teror orang tak dikenal atau OTK menyerang tempat ibadah dan pesantren terjadi lebih dari satu kali di Jawa Timur. Terbaru, serangan OTK

The post NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila appeared first on JurnalGlobal.

]]>
Teror orang tak dikenal atau OTK menyerang tempat ibadah dan pesantren terjadi lebih dari satu kali di Jawa Timur. Terbaru, serangan OTK dikabarkan terjadi di lingkungan Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kabupaten Kediri, dan Pesantren Karangasem Paciran, Lamongan. Namun, Pimpinan Nahdlatul Ulama meminta masyarakat agar tak terprovokasi.

Di Lamongan, OTK dikabarkan menyerang KH Hakam Mubarok di Pesantren Karangasem Paciran, Lamongan, pada Minggu, 18 Februari 2018. Tetapi Kepolisian Daerah Jawa Timur membantah bahwa OTK itu menyerang Kiak Hakam. Setelah diselidiki, OTK itu ialah NT (23 tahun) bin S, warga Cirebon, Jawa Barat.

NT diduga mengalami gangguan kejiwaan sejak kecil. Dia sudah meninggalkan rumah orang tuanya di Cirebon sejak empat tahun lalu. “Yang bersangkutan tidak menyerang, tapi melawan saat akan dipindahkan,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, pada Senin, 19 Februari 2018.

The post NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila appeared first on JurnalGlobal.

]]>
https://jurnalglobal.com/nu-minta-pesantren-tak-terprovokasi-teror-orang-gila/feed/ 0
Ini Dia Hubungan Partai Garuda dengan Gerindra https://jurnalglobal.com/ini-dia-hubungan-partai-garuda-dengan-gerindra/ https://jurnalglobal.com/ini-dia-hubungan-partai-garuda-dengan-gerindra/#respond Mon, 19 Feb 2018 21:01:38 +0000 https://demo.idtheme.com/newkarma/?p=11 Ketua Umum Partai Garuda (Gerakan Perubahan Indonesia), Ahmad Ridha Sabana, mengaku sebagai adik dari Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Indonesia

The post Ini Dia Hubungan Partai Garuda dengan Gerindra appeared first on JurnalGlobal.

]]>
Ketua Umum Partai Garuda (Gerakan Perubahan Indonesia), Ahmad Ridha Sabana, mengaku sebagai adik dari Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Ahmad Riza Patria. Patria merupakan kader Partai Gerindra yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

“Kalau itu (adik dari Patria) kan fakta, tidak mungkin saya bilang tidak,” ujar Sabana dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Hotel Lumire Senen, Jakarta Pusat, Senin 19 Februari 2018.

Sabana juga mengakui bahwa dirinya pernah mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari partai politik (parpol) yang dipimpin Prabowo Subianto itu.

“Itu (menjadi caleg Gerindra) kan dulu. Semua saya kira biasa ya seperti itu,” ujar Sabana.

Meski demikian, Sabana menegaskan bahwa Garuda sama sekali tidak memiliki keterkaitan dengan Gerindra. Sabana membantah Garuda adalah parpol yang dibentuk dengan tujuan memecah suara pemillih antara Garuda dan Gerindra pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

The post Ini Dia Hubungan Partai Garuda dengan Gerindra appeared first on JurnalGlobal.

]]>
https://jurnalglobal.com/ini-dia-hubungan-partai-garuda-dengan-gerindra/feed/ 0
Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin https://jurnalglobal.com/strategi-ppp-menangkan-duet-ganjar-dan-gus-yasin/ https://jurnalglobal.com/strategi-ppp-menangkan-duet-ganjar-dan-gus-yasin/#respond Mon, 19 Feb 2018 20:52:41 +0000 https://demo.idtheme.com/newkarma/?p=7 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus memanaskan mesin politik untuk memenangkan pasangan calon Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin. Salah satunya dengan

The post Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin appeared first on JurnalGlobal.

]]>
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus memanaskan mesin politik untuk memenangkan pasangan calon Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin. Salah satunya dengan upaya menggelar rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) Dewan Pengurus Wilayah PPP Jawa Tengah.

Dalam Rakorwil tersebut, hadir Ketua Majelis Syariah PPP, Maimoen Zubair, dan calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.

Ketua Umum DPP PPP Muhammad Romahurmuziy atau Romi langsung hadir dalam membuka rapat koordinasi wilayah ini. Dalam kesempatan itu, ia menekankan akan terus bergerak melakukan konsolidasi.

“Kita instruksikan untuk terus konsolidasi pada tiga elemen dari struktural, kultural partai, dan ketiga elemen figur,” kata Romi dalam keterangannya, Senin 19 Februari 2018.

Bagi dia, terkait elemen kultural tak bisa dilepaskan PPP dengan dua organisasi massa yaitu Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Maka, kata Romi, penting untuk tim pemenangan serta pasangan calon untuk terus menjalin komunikasi dengan NU serta Muhammadiyah. Secara target, PPP ingin menyumbangkan 2,5 juta suara untuk pasangan Ganjar-Yasin.

The post Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin appeared first on JurnalGlobal.

]]>
https://jurnalglobal.com/strategi-ppp-menangkan-duet-ganjar-dan-gus-yasin/feed/ 0