oleh

Depok Kota Melimpah Mall Tapi Fakir Trotoar

-Berita-72 views

Jurnalglobal.com, Depok – Bagi pejalan kaki di Kota Depok mungkin harus berekstra bersabar sebab trotoar yang digunakan pejalan kaki khususnya di Margonda banyak menilai tidak layak. Bahkan Ketua Koalisi Pejalan Kaki pun mengiyakan terhadap kondisi yang ada di Depok saat ini “Trotoar Depok Paling Fakir se-Indonesia, kondisinya memang kurang layak. Dari lebarnya saja kan masih kurang dari dua meter, selama ini pejalan kaki dan disabilitas tersingkirkan di Depok karena semuanya diokupansi oleh pedagang dan lahan parkir”.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok mengusulkan rencana kerja (renja) untuk menata kawasan Margonda pada tahun 2021 mendatang. “Kalau rencana kerjanya dimasukin ke tahun 2021, berarti mulai penataannya pada tahun 2022 mendatang,” kata Ketua Komisi C DPRD Depok Mazhab saat dihubungi, Ia mengatakan, usulan tersebut diambil lantaran kondisi trotoar yang ada di Depok memprihatinkan. Menurut dia, trotoar di Depok jauh dari ukuran ideal pada umumnya yang harusnya memiliki lebar empat meter.

Di lain kesempatan warga Depok pun menceritakan tentang Trotoar yang ada di Margonda ini “Jangan cuma mikirin bikin jalan tol, taman, pembangunan dimana-mana. Tapi pejalan kaki juga harus dipikirin,” kata Yunus (25) seorang pejalan kaki di Jalan Raya Margonda. Keluhan itu diungkapkan Yunus karena buruknya kualitas trotoar di Jalan Raya Margonda. Ia berharap Pemerintah Kota Depok memikirkan kenyamanan kaum pedestrian. Selain itu Pembangunan rutin Depok pun mendapatkan perhatian khusus oleh warga Depok.

Ahmad Ramdani warga Beji Depok menuturkan “Di sepanjang sisi Jalan Raya Margonda, tidak sulit menemukan trotoar yang rusak dan tampak tidak terurus. Hal itu diperparah dengan maraknya pembongkaran trotoar akibat proyek galian di sisi jalan, yang tidak lekas dikembalikan ke bentuk semula meski proyek saluran utilitas itu telah rampung”. Bahkan Ahmad Ramdani mengatakan “seakan sudah menjadi proyek tiap tahun oleh Pemkot Depok untuk membongkar kemudian memperbaiki trotoar yang ada di Depok, untuk urusan pembangunan Mall, Apartemen atau bangunan lainnya di Depok bisa dalam sekejap namun untuk urusan trotoar kita hanya bisa bersabar” tutur Ahmad Ramdani.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed