Jakarta – Sekjen DPP SPPIKB
Hendri Jhoni SH. Angkat bicara terkait tidak disambutnya utusan serikat pekerja Finlandia, Hendri Jhoni mengatakan “Penyesalan yang mendalam atas tidak disambutnya utusan serikat pekerja Finlandia oleh Manajemen PT Pos Indonesia (Persero)”,Rabu (20/11/19)
Menunjuk surat DPP SPPIKB tanggal 13 Nopember 2019 no. 104/DPP-SPPI-KB/I/1119 Perihal Pemberitahuan Kunjungan dari SASK Finlandia kepad Direktur Utama PT. POS INDONESIA (Persero).
Pada saat kunjungan yg terlaksana pada hari rabu tanggal 20 Nopember 2019 jam 09.00 sd jam 11.00 wib yang agendanya meliputi ; SASK Finlandia ingin mengetahui tentang Operasional PT. POS INDONESIA (Persero) oleh wakil Manajemen, Sharing/berbagi tentang serikat pekerja khususnya di PT POS dan Kunjungan ke Musium Pos di Cilaki.
Sungguh sangat disayangkan tidak ada satupun perwakilan dari BOD dan Manajemen dibawahnya yang menyambut dan menhadiri undangan yang menurut hemat kami sangat penting untuk mempromosikam Indonesia Kekancah Dunia Internasional melalui jalur Serikat Pekerja. Dari Finlandia.
Hal ini akan sangat berdampak pada penilaian mereka terhadap Negara Indonesia, Dan tidak sejalan dengan program pemerintah Indonesia diera Pemerintahan Jokowi yang kedua di antaranya ; target mendorong Investasi yang sebesar besarnya khususnya dari negara – negara maju di benua Eropa, image Negara Indonesia yang Ramah dan welcome untuk masyarakat Dunia khususnya Eropa untuk menarik kunjungan wisata yang sebesar besarnya.
Oleh sebab itu, kami meminta pemerintah “Menteri Luar Negeri, Menteri BUMN, Menteri Tenaga Kerja, dan Menteri Pariwisata”, untuk serius melihat kejadian hari ini dan preventif untuk segera meminta maaf kepada tamu kehormatan perwakilan Serikat Pekerja Finlandia. Atas ketidak nyamanan dan sambutan yang tidak memadai dari manajemen PT Pos Indoensia persero, sebelum mereka melaporkan kepada pemerintah Finland dan Organisasi ILO. (Bambang)

