oleh

ALPHART dukung Kejari Pamekasan Dalam Menangani Kasus Dugaan Korupsi

-Berita-38 dilihat

PAMEKASAN – Aliansi Pemuda Peduli Rakyat (ALPHART) melakukan Aksi Unjuk Rasa dalam bentuk aksi bisu sebagai wujud untuk  rangka memberikan  dukungan secara moral dan mengawal Kejari Pamekasan dalam menuntaskan kasus indikasi korupsi kolusi dan nepotisme di Wilayah Kab. Pamekasan. Senin (14/10/2020).

Penyampaian Korlap Aksi sekaligus Ketua Alphart, Basri mengatakan bahwa Kejari Pamekasan saat ini belum bisa berbuat banyak dalam mengusut tuntas kasus korupsi dibawah naungan Pemda Pamekasan

Hal tersebut dilihat dari belum adanya satu tersangkapun yang ditetapkan atas adanya dugaan kasus korupsi.

Saat ini masyakarat cenderung massa bodoh terhadap tindakan maupun penanganan kasus korupsi dimana hal ini   menunjukkan ketidaksiapan Aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti segala kasus Korupsi di Wilayah Kab. Pamekasan.

Pihaknya menilai bahwa Kejari Pamekasan terkesan pasif dalam  menangani kasus korupsi dilingkungan Pemda Pamekasan, ungkap Basri.

Dalam kegiatan Unjuk Rasa Tersebut massa aksi ikut membaca puisi yang intinya bahwa pejabat saat ini terlalu semena-mena terhadap rakyatnya.

Adapun dalam hal ini massa menuntut sebagai berikut :

1. Kejari Pamekasan harus segera mengungkapkan persoalan terkait dugaan korupsi yang sedang diproses  (sudah dilaporkan masyarakat/Lembaga)

2. Kejari Pamekasan harus menetapkan tersangka yan g sudah diperiksa jika semisal sudah terbukti.

3. Jangan sampai pihak Kejari Pamekasan sendiri yang terindikasi main mata dengan para pelaku KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme).

(Pratama)

Baca juga:  HUT Golkar ke-56 Kampanyekan Disiplin Protokol Kesehatan

Komentar

Kotak Berita