Kab. Pamekasan – Forum Aspirasi Rakyat Madura (FARA) mengadakan unjuk rasa ke Kejari dalam rangka menagih janji Kejari Pamekasan agar segera mengungkap pihak pihak yang terlibat dalam pengadaan mobil Sigap. Selasa (3/11/2020).

Korlap Aksi, sekaligus Ketua FARA, Abdur Rahman mengatakan bahwa saat ini banyak terjadi praktek Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) sehingga kehadiran Aparat Keamanan untuk memproses kasus tersebut sangat dibutuhkan.

Praktek KKN telah menimbulkan kerugian bagi masyarakat sehingga menyikapi hal tersebut diharapkan hukum harus tajam ke atas dan tajam ke bawah dimana hal tersebut akan meningkatkan kembali kepercayaan atas penegakkan hukum
Pihaknya mempertanyakan perkembangan proses penyidikan mobil Sigap dan alasan mengapa hingga saat ini belum dilakukan penerapan terhadap tersangka.
Disisi lain saat ini terdapat indikasi penyelewengan dana yang dilakukan oleh pihak Dispendukcapil Pamekasan dimana hal tersebut harus segera ditindaklanjuti oleh Kejari Pamekasan, Ungkap Abdur Rahman.
Menyikapi hal tersebut Kasiintel Kejari Pamekasan, Hendra Purwanto menyampaikan bahwa kasus pengadaan Mobil Sigap masih proses penyidikan dan dalam hal ini kami masih menunggu pihak BPK, BPKP dan inspektorat untuk menghitung kerugian negara baru kami dapat menetapkan tersangka pengadaan mobil Sigap
Terkait permasalahan Dispendukcapil bahwasannya apabila ada data akan segera ditindaklanjuti.
Pihaknya meminta agar masyarakat ikut mengawal penyelesaian kasus pengadaan mobil Sigap tersebut.
(Pratama)











Komentar