oleh

Musyawarah Daerah MUI Pamekasan Masa Khidmat 2020 s.d 2025

Kab. Pamekasan – MUI Pamekasan masa khidmat 2020 sampai 2025 mengadakan Musyawarah Daerah dengan mengusung tema tantangan MUI dalam menghadapi era digital. Sabtu (7/11/2020).

Musda MUI Pamekasan mengambil tema tantangan MUI dalam menghadapi era digital dimana tema tsb diambil agar menjadi perhatian bahwasannya MUI harus berubah mengikuti perkembangan zaman, namun harus sesuai dengan jalan yang diridhoi oleh Allah SWT.

MUI Pamekasan selama 5 tahun sudah mengeluarkan kebijakan meskipun masih banyak kekurangan yang harus dibenahi. Selain itu MUI selalu berkoordinasi dengan Forkopimda dan Ormas Islam dalam menyelesaikan segala permasalahan yang menyangkut umat Islam di Pamekasan ungkap KH. Ali Rabini Latif selaku Ketua MUI Pamekasan.

Ketua MUI Jawa Timur, K.H Abdussomad  (Ketua MUI Jawa Timur menegaskan agar masing-masing anggota memahami visi MUI yakni menciptakan kondisi kehidupan masyarakat, kebangsaan dan kenegaraan yang baik menuju masyarakat berkualitas demi terwujudnya kejayaan islam dan kaum muslimin dalam wadah NKRI.

Sedangkan Misi MUI yakni menggerakkan kepemimpinan dan kelembagaan umat secara efektif dengan menjadikan ulama sebagai panutan (qudwah hasanah), sehingga mampu mengarahkan dan membina umat islam dalam menanamkan dan memupuk Aqidah Islamiyah serta menjalanakan syariah islam.

Hasil dalam Musda tersebut menetapkan pengurus MUI Pamekasan periode 2020 s.d 2025 yakni KH. Mudassir Badruddin Ketua Pertimbangan MUI Pamekasan, K.H Ali Rahbini Latif (Ketua MUI Pamekasan sekaligus Ketua Panitia) dan Drs. Imam Santoso, M.Si (Sekretaris MUI Pamekasan)

(Pratama)

Baca juga:  Kisruh Warga Saling Tutup Tempat Wisata

Komentar

Kotak Berita