oleh

Silaturahmi dan Koordinasi Forkopimda Lamongan

-Berita-48 dilihat

Lamongan – Puluhan Orang hadir dalam silaturahmi dan Koordinasi Forkopimda Lamongan bersama ormas, Tokoh Lintas Agama,Dinas Pendidikan dan Elemen Mahasiswa, bertempat di Gedung SKJ Mapolres Lamongan.

Kapolres Lamongan AKBP Harun, S.I.K., M.H. menyampaikan Syukur Alhamdulillah, kita masih diberikan nikmat sehat dalam menghadiri kegiatan forum silaturahmi dan koordinasi Forkopimda Lamongan bersama ormas tokoh lintas agama, Dinas Pendidikan dan elemen mahasiswa.

“Kejadian di wilayah yang kurang baik dari sisi keamanan dan kondisi lingkungan berkaitan dengan hal tersebut kami dari Polres Lamongan dan tokoh pemuda mengajak seluruh elemen masyarakat dari keagamaan dan mahasiswa untuk menciptakan kondisi yang kondusif Di situasi wilayah Lamongan.

“Adanya undang-undang kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum namun demikian harus adanya menghargai dari aparat keamanan dan alhamdulillah di wilayah Lamongan sampai dengan sekarang dalam penyampaian pendapat di muka umum masih dalam kondisi kondusif.

“Harapan kami di Kabupaten Lamongan tidak ada seperti sorotan dari wilayah lain dalam situasi kondisi sehingga bagi ormas dan elemen mahasiswa diharapkan saling mengerti dan menjaga kondusifitas wilayah Lamongan.

“Pada hari ini kita akan mendeklarasikan damai bahwa masyarakat Lamongan menolak adanya anarkisme dan kekerasan dan kami dari pihak kepolisian selalu mengedepankan humanisme dalam penanganan penyampaian pendapat di muka umum atau aksi unjuk rasa dan meminimalisir adanya kerusuhan yang kurang baik di Lamongan.

“Beberapa aksi unjuk rasa dan sesudah adanya titik temu dalam tindak lanjut dan dari forkopimda sudah membuat surat ke pusat dengan adanya tindak lanjut dari beberapa kejadian adanya omnibus law aksi unras di Lamongan.

“Kedepan kejadian-kejadian ini jangan sampai berimbas adanya pesta demokrasi yang diselenggarakan 5 tahun sekali ini semoga bisa berjalan lancar tanpa adanya kegiatan yang ditumpangi dengan aksi/unsur lainnya dan Pilkada Lamongan bisa berjalan dengan Aman damai dan sehat.

Baca juga:  KEGIATAN KAMPANYE POLITIK CALON BUPATI LAMONGAN YESBRO

Letkol Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Tr.Han. Dandim 0812/Lamongan menambahkan, kegiatan ini dalam rangka silaturahmi dan koordinasi dari unsur ormas, tokoh lintas agama Dinas Pendidikan dan elemen mahasiswa untuk menolak segala bentuk aksi kekerasan dan anarkisme di Kabupaten Lamongan.

“Sesuai dengan undang-undang nomor 9 tahun 1998 bahwa kebebasan penyampaian pendapat di muka umum kuncinya adalah di para koordinator” aksi agar bisa mengendalikan jangan sampai saat aksi unjuk rasa berbuat anarkis.

“Berbagai kejadian adanya aksi anarkis sehingga merusak fasilitas umum akan berakibat hukum dan mendapatkan pidana, Alhamdulillah sampai dengan sekarang tidak terjadi di Kabupaten Lamongan dan Kami dari TNI dan Polri selalu mejaga dalam keamanan tentunya perlu adanya komitmen bersama agar bisa saling menjaga kondusifitas di Lamongan.

“Dalam aksi demonstrasi di dalam undang-undang salah satunya tidak boleh di tempat instansi militer karena sudah jelas dalam aksi unras/menyampaikan pendapat di muka umum tidak boleh menggunakan fasilitas Instansi Militer.

Bupati Lamongan H. Fadeli, S.H., M.M. mengutarakan, kita berkumpul melaksanakan deklarasi damai bersama ormas dan tokoh lintas agama Dinas Pendidikan dan elemen mahasiswa dalam saat-saat ini menentukan kondisi wilayah Lamongan agar aman dan kondusif dan masyarakatnya harus sehat.

“Sekarang ini kita berusaha Kabupaten Lamongan tetap dari Satgas covid bersama semuanya tokoh masyarakat tokoh agama kita turunkan covid 19 di wilayah Lamongan dan semakin hari terus mengalami penurunan dan saat ini masih berada di orange, semoga perkiraan bulan depan bisa menjadi kuning.

“Berbagai upaya yang kita lakukandari Satgas covid dengan berbagai Kampung tangguh sekolah tangguh pasar tangguh untuk mencegah penyebaran covid-19 tentunya perlu kesadaran masyarakat hubungan dalam bidang kesehatan menghadapi covid 19 dengan menggunakan masker menjaga jarak agar menjadi kebiasaan bagi seluruh masyarakat.

Baca juga:  Gudang Beras Bulog Cianjur Tidak Layak, Ada Kutu Diberas.

“Sehingga pada tanggal 9 Desember 2020 saat Pilkada tidak terjadi klaster baru,Semoga pada saat pilkada nanti Lamongan sudah menjadi hijau sehingga perlu diadakan beberapa petugas PPK PPS dari KPU untuk melaksanakan rapid test untuk menjaga kesehatan.

“Saat ini muncul UU omnibus Law Cipta kerja,harapanya melaksanakan aksi penolakan dengan damai dengan ramah dan selalu menjaga protokol kesehatan agar tidak terjadi klaster dari akibat aksi unjuk rasa.

“Terus kita persiapkan dan sosialisasikan yang baik di masyarakat agarUU omnibus Law Cipta kerja bisa dimengerti oleh seluruh elemen masyarakat karena rata-rata masih belum mengerti apa isi dari undang-undang tersebut tentunya kita harus menyikapi dengan baik dan yang terpenting kita sama-sama dengan berbagai elemen masyarakat mahasiswa tokoh masyarakat tokoh agama agar bisa menekan adanya penyebaran covid-19 agar pada saatnya nanti bisa hijau di Kabupaten Lamongan serta dalam pilkada bisa berjalan dengan aman dan kondusif.

“Akhir kata saya ucapkan terima kasih kepada bapak Dandim, bapak Kapolres dan seluruh elemen masyarakat yang terus selalu menjaga Lamongan tetap Aman damai sehat dan selalu kondusif, pungkas H.Fadeli.
(Bagas)

Komentar

Kotak Berita