oleh

Demontrasi Anak NKRI Berujung Kisruh

-Berita-153 dilihat

Jakarta, Demonstrasi Instruksi Aliansi Nasional Anti Komunis (Anak NKRI) yang bertempat di sekitaran Patung Kuda, Gambir Jakarta Pusat pada Selasa, 13/10/2020 Berujung Kisruh.

Tema utama dari demonstrasi anak NKRI ini adalah  “Jangan pulang sebelum UU ciptaker tumbang”, yang dihadiri oleh puluhan ormas Islam dan beberapa elemen pergerakan seperti, FPI, PA 212, GNPF, Bang Japar, Ikatan Keluarga Besar Alumni UI  dan beberapa ormas Islam turut andil meramaikan Aksi demo tersebut.

Anak NKRI menuntut 3 hal diantaranya Tumbangkan Jokowi, Bubarkan par-Tai Pro UU cilaka, Tolak dan Batalkan UU Cilaka.

Abdul Qodir Aka selaku koordinator lapangan meminta seluruh massa yang tergabung dalam demonstrasi tidak terprovokasi dan ikuti komando langsung korlap.

Namun disayangkan setelah demonstrasi bubar, dalam sekejap ada Banyak siswa STM dan oknum yang melempari aparat kepolisian dan TNI dengan batu dan botol Aqua, sontak pembela negara tersebut langsung membalas dengan tembakan gas air mata.

Kisruh berawal bukan dari massa demonstrasi akan tetapi dari masa diluar demo yang berada disebrang mobil panggung orasi, hitungan detik kericuhan pecah dan massa berlarian menyelamatkan diri.

Aksi saling lempar batu dan tembakan gas air mata juga terjadi di sekitar Tugu Tani, yang mengakibatkan kisruh serta ditangkapnya 4 orang provokator di tempat kejadian perkara.

Saling serang antara massa dan pihak kepolisian juga terjadi di depan pintu monas dan stasiun gambir, yang mengakibatkan polantas memberlakukan rekayasa lalu lintas karena insiden bentrokan tersebut.
(Sofyan Ahmad)

Baca juga:  PUBLIKASI KINERJA KECAMATAN CITEUREP KABUPATEN BOGOR 2020

Komentar

Kotak Berita