LAMONGAN, Jurnalglobal.com – Warga Fatayat dan Muslimat Nahdlatul Ulama cabang Babat menggelar konsolidasi menghadapi Pemilihan Kepala Daerah serentak 2020 Kabupaten Lamongan. Konsolidasi untuk pemenangan pasangan Dra. Hj. Kartika Hidayati. MM, M.HP dan Sa”im S.Pd (KarSa). Konsolidasi yang digelar di Gedung Futsal jalan raya Plaosan Babat tersebut diikuti 400 lebih peserta dari Fatayat dan Muslimat NU Babat mulai ranting hingga cabang.
yg
Ketua Penyelenggara yang juga Ketua Relawan NU KarSa Sholihin, BA menyampaikan, kegiatan tersebut sengaja digelar sebagai ajang koordinasi dan konsolidasi untuk pemenangan pasangan KarSa. Menurutnya, bagi warga NU tidak bisa ditawar lagi untuk memenangkan pasangan Kartika Hidayati-Sa’im atau KarSa. Terlebih lagi, sebelumnya Kartika Hidayati merupakan ketua Muslimat NU Lamongan.

“Harus semangat untuk mendukung dan memenangkan KarSa Jangan sampai ragu untuk memberikan dukungan,” tegasnya.
Pasangan yang mengusung tema Nawa KatSa Perubahan Lamongan yang tentunya perubahan yang lebih baik. Dengan visi mewujudkan masyarakat Lamongan Religius, Demokratis, Berkelanjutan dan Makmur.

Dengan diiringi lantunan Tholaat Badru. Kartika Hidayati-Sa’im memasuki tempat pertemuan. Dalam pesan politiknya Kartika mengatakan bagi warga NU jangan pernah goyah hanya dengan minyak goreng yang dibagikan pasangan cabup lainnya. Karena NU memanggil karena kemenangan dirinya adalah kemenangan NU. Tanggal 9 Desember adalah hari rayanya warga NU setelah 30 tahun lamanya berpuasa tanpa adanya bupati dari warga NU yang bisa mengayomi, maka Kartika mengajak semua warga NU untuk memilih kader NU yaitu mencoblos nomer 3 kerudung warna hijau dalam pemungutan suara pilkada.
Dalam sambutan politiknya, Sa’im mengatakan jika karsa ditakdirkan menjadi bupati dan wakil bupati Lamongan akan memberikan 500 juta pertahun pada tiap desa. Warga Lamongan yang meninggal juga akan mendapatkan santunan 2,5 juta rupiah. Ini bukan sekedar janji karena sudah dihitung dari PAD yang mencukupi. Ketua RT juga dianggarkan mendapatkan Rp. 1 juta yang akan ditransfer ke rekening istri ketua RT. Secara simbolis juga diserahkan Sa’im kepada muslimat NU yang suaminya adalah ketua RT. Call center Pemda juga akan disiapkan sebagai pengaduan warga Lamongan. Totalitas anggaran 3.7 T buat rakyat warga Lamongan, pungkasnya.(thr)











Komentar