LAMONGAN, Jurnalglobal.com – Sekali lagi Yayasan Patria Babat membuktikan diri atas kepeduliannya terhadap pelaku UMKM di wilayah Lamongan, hal ini dibuktikan dengan mengadakan pelatihan kewirausahaan bagi pelaku UMKM di Lamongan. Minggu (8/11).

Pelatihan yang dilangsungkan di gedung SMK PATRIA Babat jalan Jombang no 4 Babat Lamongan. Pelatihan diikuti oleh 120 orang yang terbagi dalam 3 sesi pelatihan, karena pembatasan dalam masa pandemi.
Erna Sa’adati selaku pengurus yayasan mengatakan, “Tujuan pelatihan adalah menyiapkan masyarakat dalam menghadapi tantangan yang akan datang sehingga Sumber Daya Manusia (SDM) yang dilatih dapat menjadi seorang wirausahawan (entrepreneur) yang terdidik dan terlatih. Serta mampu memanfaatkan peluang bisnis di masa pandemi dan new normal seperti saat ini.” Ujarnya
Dia menjelaskan, pelatihan ini adalah untuk menyiapkan UKM agar selalu eksis dan mampu beradaptasi pada masa pandemi dan new normal. Khususnya kuliner dan home industri serta mewujudkan UMKM naik kelas.
Sedangkan Veby Wardhana yang juga ketua yayasan Patria Babat juga mengatakan, “kita tidak hanya menggelar pelatihan tetepi juga membuka kelas konsultasi bagi peserta pelatihan UMKM”
Lebih lanjut Mas Veby mengungkapkan, langkah ke depan yayasan juga akan membuka Bimbel dan juga sebagai amal jariyah para pendiri yayasan dia dan pengurus Yayasan sekarang tengah menyiapkan pondok pesantren atau panti bagi anak anak yatim yang akan dibina dan dididik, tentunya gratis semua untuk segala keperluannya.
Untuk pelatihan ini yayasan mendatangkan instruktur pelaltihan yang sangat berkompeten di bidangnya seperti Arik Rodliyah founder Bimbel B Smart, Tamam Syaifudin jebolan sosial entrepreneur , Mas Dyaz Radicy pelaku UMKM yang sukses dengan puluhan jenis usaha dari Tour travel hingga kuliner. Mereka secara bergantian memberikan materi dan peserta juga antusias untuk menyimak materi yang diberikan.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Drs. Agus Suyanto MM juga memberikan motivasi kepada peserta agar terus eksis dalam masa pandemi ini, dan menekankan perlunya sebuah branding bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. (thr)











Komentar